10 Jenis Alat Berat yang Biasa Digunakan pada Konstruksi Bangunan

Di dalam sebuah industri konstruksi bangunan, penggunaan alat berat konstruksi merupakan hal sangat penting. Tujuannya penggunaan beberapa alat tersebut adalah untuk menyelesaikan proyek-proyek yang akan melibatkan pembangunan dengan struktur dan skala besar.

Pasalnya alat berat sangat memungkinkan para pekerja konstruksi melakukan berbagai macam pekerjaan secara lebih cepat, efisien, dan aman. Bagi Anda yang sudah lama berada di dalam konstruksi mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah dan jenisnya. Lain halnya bagi orang baru, maka akan sedikit merasa bingung untuk membedakannya.

Mengenal Jenis Alat Berat Konstruksi yang Biasa Digunakan Pada Konstruksi Bangunan

Jenis alat berat dalam dunia konstruksi ternyata ada cukup banyak. Bahkan setiap jenisnya memiliki fungsi yang berbeda. Oleh sebab itu perlu bagi Anda untuk mengetahuinya satu per satu agar semakin mudah ketika sudah terjun ke dunia konstruksi. Jenis – jenis alat berat berikut umumnya dimanfaatkan juga oleh berbagai jasa sewa aalat berat.

1. Excavator

Jenis alat berat 'excavator', Sumber: bigrentz.com
Jenis alat berat ‘excavator’, Sumber: bigrentz.com

Excavator merupakan salah satu jenis alat berat yang mungkin sudah sangat populer bagi banyak orang. Bahkan, paling umum yang digunakan di dalam konstruksi bangunan. Desainnya didukung dengan lengan panjang dan dilengkapi ember besar pada bagian ujungnya. 

Excavator sendiri merupakan alat berat konstruksi yang dimanfaatkan untuk beberapa hal berat dan besar. Diantaranya adalah menggali tanah, mengangkat material, dan mengisi truk pembuang. Selain itu banyak juga yang memakainya untuk meratakan tanah serta membuat lubang sebagai pondasi bagunan. 

2. Pavers

Paver atau Asphalt paver merupakan salah satu alat berat konstruksi yang biasa digunakan dalam pembuatan jalan. Paver berfungsi sebagai peralatan peletakan dan perkerasan jalan. Paver memiliki bentuk berisi ember pengumpan. 

Pada ember tersebut dimana aspal terus-menerus dimuat pada dump truck. Lalu paver bertugas mendistribusikan aspal dengan merata pada bagian permukaan jalan dan melakukan sedikit pemadatan. Hanya saja memang butuh roller setelah lapisan aspal dituangkan guna pemadatan sempurna.

3. Bulldozer

Nama alat berat konstruksi yang cukup familiar adalah bulldozer. Jenis ini merupakan alat berat yang desainnya didukung dengan pisau baja besar. Pisau baja berukuran besar tersebut ada pada bagian depan. Fungsi dari bulldozer adalah untuk menggali tanah, memindahkan material, sekaligus meratakan permukaan tanah. 

Kadang kala bulldozer juga kerap digunakan untuk keperluan lainnya. Misalnya membersihkan beberapa area konstruksi dari puing serta vegetasi yang tidak diinginkan. Sehingga area kembali dalam keadaan bersih dan bebas gangguan puing dan vegetasi. 

4. Crane

Crane, Sumber: victronenergy.com
Crane, Sumber: victronenergy.com

Alat berat selanjutnya yaitu crane yang mana merupakan alat dengan fungsi untuk mengangkat serta memindahkan material berat. Crane memiliki desain yang terdiri dari struktur berongga serta tinggi. Selain itu juga dilengkapi dengan tali atau rantai.

Tali dan rantai berfungsi untuk mengangkat beban. Alat berat konstruksi crane pada umumnya dimanfaatkan untuk mengangkat serta menempatkan bahan bangunan berukuran besar dan berat. Seperti balok beton, struktur baja, dan material konstruksi lainnya di posisi yang diinginkan secara tepat.

5. Mixer Beton

Mixer beton adalah alat berat yang memiliki fungsi untuk mencampur bahan-bahan material bangunan dengan jumlah banyak. Seperti pasir, kerikil, air, serta semen untuk jadi adukan beton yang konsisten. 

Mixer beton sendiri tersedia dalam berbagai ukuran serta kapasitas. Mulai dari model portable berukuran kecil sampai dengan mixer besar yang biasanya akan terpasang di truk. Dengan begitu semakin mudah bagi Anda untuk memilihnya berdasarkan kebutuhan.

6. Backhoe

Backhoe juga termasuk salah satu alat yang digunakan oleh beberapa perusahaan konstruksi di Jakarta. Pasalnya alat berat yang satu ini memang cukup banyak digunakan untuk konstruksi bangunan. 

Fungsinya sangat cocok untuk berbagai macam keperluan bangunan. Dari namanya saja sudah menandakan jika bentuknya terdapat susunan cangkul di bagian belakang kendaraan. Lalu ada ember muatan pada bagian depan.

7. Dump Truck

Dump Truck, Sumber:: papemachinery.com
Dump Truck, Sumber:: papemachinery.com

Dump truck termasuk alat berat konstruksi berupa truk dengan bak terbuka di bagian belakangnya. Bak tersebut dapat dimiringkan untuk mengeluarkan muatan. Truk dump biasa digunakan untuk mengangkut berbagai macam material konstruksi.

Beberapa diantaranya adalah pasir, kerikil, tanah, dan serta puing dari satu lokasi menuju ke lokasi lainnya yang ada di area konstruksi. Dump truck sendiri bisa mempercepat proses pengangkutan material terutama dalam jumlah besar.

8. Wheel Loader

Nama alat berat konstruksi berikutnya adalah wheel loader. Alat ini merupakan alat berat yang mana desain bentuknya memiliki dua lengan di bagian depan. Lengan tersebut ternyata juga dilengkapi dengan ember besar di sisi ujungnya. 

Wheel loader dimanfaatkan untuk menggali sekaligus memuat berbagai jenis material bangunan. Beberapa diantaranya adalah tanah, kerikil, pasir, serta batu. Wheel loader sering dimanfaatkan untuk mengisi truk pembuang atau mengisi material ke dalam mixer beton. Sehingga kinerjanya jauh lebih cepat dibandingkan dengan bantuan manusia. 

9. Compactor atau Roller

Compactor atau roller merupakan alat yang digunakan untuk memadatkan material dan juga permukaan bumi. Ada berbagai jenis pemadat dimana setiap jenisnya memiliki tujuan pemadatan yang berbeda. Rol roda halus tersebut berfungsi memadatkan lapisan tanah dan aspal yang sifatnya dangkal.

10. Crane Tower

Crane Tower, Sumber: pakki.org
Crane Tower, Sumber: pakki.org

Crane tower, juga dikenal sebagai alat berat konstruksi gedung menara derek. Pasalnya crane tower memiliki struktur tinggi dan dapat digunakan untuk mengangkat material berat ke area ketinggian yang lebih tinggi. Crane tower sering dipakai pada proyek-proyek bangunan bertingkat tinggi. 

Salah satu kemampuannya adalah dapat mengangkat beban sangat besar meskipun mencapai ketinggian jauh melebihi dari kapasitas crane lainnya. Alat seperti ini mungkin bisa ditemukan pada konstruksi bangunan di perkotaan besar.

Itulah beberapa jenis alat berat konstruksi umum digunakan dalam konstruksi bangunan. Setiap alat berat memiliki peran khususnya sendiri dalam mempercepat dan memudahkan pekerjaan konstruksi. 

Dalam industri konstruksi modern, penggunaan alat berat dirasa penting agar dapat memastikan proyek-proyek bisa diselesaikan secara efisien sekaligus tepat waktu.

Bagikan ke sosial media Anda :
Artikel Terbaru
Jika Anda ingin berlangganan artikel dari kami, silahkan lampirkan email Anda formulir di bawah ini
× Chat via WhatsApp!